Berita

Masjid  Al Istiqomah Giri Loka 1 BSD Cerminan Masjid Paling Toleran di BSD City  

Penulis : Suradi, SE, MM, CPS-ICMI Tangerang Selatan

Insight, Inspiration & Motivation.

Masjid Al Istiqomah Giri Loka 1 BSD secara fisik semakin luas dan ruangannya semakin  atraktif (interior dan eksteriornya)  dengan sarana dan prasarana pendukungnya seperti area parkir yang diperluas di samping masjid. Perkembangan secara fisik ini juga diimbangi dengan semakin makmur masjidnya dan semakin makmur jamaahnya dengan hadirnya pesantren Markaz Quran dan jamaah majlis taklim ibu-ibu. 

Yang menarik Masjid ini hadir di kawasan BSD ditengah cluster yang mayoritas bukan Muslim, disini mukimin yang muslim hanya sekitar 20 % saja,

Pak Darmono selaku Ketua Yayasan Masjid Al Istiqomah Giriloka 1 BSD menceritakan hal tersebut kepada para jamaah halal bilhalal Forum Masjid dan Musholla se-BSD, yang antusias oleh jamaah S3 FMMB dengan takbir. Ditambahkan juga bahwa kehidupan keagamaan di kawasan BSD ini sangat kental nuansa toleransi nya, warga non muslim seringkali berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan Masjid, seperti saat santunan Yatim, jumat berkah dan lain-lain.

Ketika ditanya apa yang dirasakan dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan S3 dan HBH 1447H menjadi kehormatan bagi kami menjadi tempat yang istimewa dan bersemangat berkesempatan hadir karena merasa lebih meriah dan mewah. Namun bagi pak Darmono dan para pengurus DKM Al Istiqomah sebenarnya menjadi kewajiban untuk melayani tamu Allah semoga Allah ridhoi dan para jamaah nikmati bersama-sama.

Adapun harapan ke depan FMMB menjadi sebuah komunitas yang militan, menjadi pasukan yang menyebarkan dan menjaga ghirah kegiatan umat Islam di BSD dan sekitarnya. Karena tanpa itu semua maka yang akan terjadi Islam tinggal nama saja karena umat lain semakin gencar dalam menebarkan ajarannya dan membangun tempat ibadah terutama di wilayah barat BSD meski telah dibangun masjid raya Baitul Mukhtar sehingga perlu tingkatkan militansi ibadah kita yang diimbangi dengan militansi berinfak dan shodaqoh untuk perjuangan umat Islam. Di akhir testimoni pak Darmono mengatakan bahwa hak cipta HBH FMMB ada di masjid Al Istiqomah Giriloka 1 BSD. 

Kajian subuh bersama dr. Haidar Abdullah, Sp.PD dengan tema “Istiqomah Pasca Ramadan”

Approach. Berdasarkan  ayat-ayat suci Al Quran  dan atau Hadits yang menjadi petunjuk.

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (QS Az Zariyat 51 : 56)

“Janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan tenunannya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai-berai kembali. Kamu menjadikan sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu karena ada (kecenderungan memihak kepada) satu golongan yang lebih banyak kelebihannya (jumlah, harta, kekuatan, pengaruh, dan sebagainya) daripada golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu dan pasti pada hari Kiamat Allah akan menjelaskan kepadamu apa yang selalu kamu perselisihkan.” (QS An Nahl 16 : 92)

“Perempuan, yang dia (Yusuf) tinggal di rumahnya, menggodanya. Dia menutup rapat semua pintu, lalu berkata, “Marilah mendekat kepadaku.” Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah. Sesungguhnya dia (suamimu) adalah tuanku. Dia telah memperlakukanku dengan baik. Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung.” (QS Yusuf 12 : 23)

Kehidupan ibarat perjalanan yang butuh istirahat di rest area. Puasa ibarat rest area tol yang memberi jeda bagi tubuh dan jiwa dari rutinitas duniawi yang melelahkan, berfungsi sebagai tempat pengisian ulang energi, refleksi diri, dan peningkatan spiritual (takwa) sebelum melanjutkan “perjalanan” hidup kembali. Jeda ini menyehatkan fisik dan menyegarkan kembali pikiran.

  • Jeda untuk Keamanan & Kenyamanan : Sama seperti rest area mencegah kelelahan pengemudi di jalan tol, puasa adalah jeda agar manusia tidak kelelahan mengejar duniawi.
  • Pengisian Energi (Fisik & Spiritual): Rest area tempat mengisi bensin dan makan, sementara puasa memberi kesempatan tubuh beristirahat dari pencernaan (detoks) dan mengisi jiwa dengan ibadah.
  • Refleksi & Tujuan : Rest area digunakan untuk memeriksa peta dan kondisi kendaraan. Puasa adalah momen refleksi diri atas dosa dan memperkuat tekad mencapai tujuan akhir (takwa).
  • Waktu Terbatas : Rest area bukanlah tempat tinggal, begitu pula puasa Ramadhan yang hanya satu bulan untuk mengasah diri agar lebih disiplin di 11 bulan berikutnya.

Mengambil jeda di “rest area” puasa menjadikan perjalanan hidup lebih terarah dan selamat hingga tujuan akhir

Jalankan dan perjuangkan. Ada point yang hilang ketika kita analisa kondisi yang ada hanya keshalehan individual saja (jalankan sholat, dzikir dan doa, puasa, umroh dan ibadah lainnya) namun tidak melihat lingkungan untuk memperjuangkan umat Islam. Jangan hanya menjadi passive follower saja namun milikilah keyakinan ideologi wajib dengan loyalitas sehingga memperkuat daya juang untuk kemaslahatan umat. 

Di penghujung acara S3 FMMB ditutup dengan doa bersama dilanjutkan dengan foto bersama untuk dokumentasi dan publikasi kemudian saling bersalaman.  Usai bersalaman  para jamaah melanjutkan dengan sholat syuruq  kemudian menikmati hidangan sarapan bersama dan ramah tamah saling silaturahim,  sharing dan membangun sinergitas di teras masjid dengan penuh kekeluargaan antar masjid dan FMMB serta organisasi Islam lainnya seperti ICMI Kota Tangerang Selatan, DMI  Kota Tangerang Selatan dan Dewan Dakwah Kota Tangerang Selatan.  

Jalan-jalan ke pasar Cibubur, belanja buah dan aneka sayuran.

Kita semua sungguh bersyukur, ikuti kajian istiqomah pasca Ramadan.

BSD … Kota Santri. FMMB …. Berkah Manfaat.

Al Istiqomah  …. Makmur. ICMI … Inspiratif Transformatif.

Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar

Related posts

Buka bersama Pengurus ICMI Orda Tangerang Selatan.

Icmitangsel

Resensi buku Bijak Itu Bajik : Perjalanan Mencari Arti Hidup

SURADI SE, MM

Krisis Sampah dan ujian sikap warga Tangsel

icmi tangsel

Leave a Comment