Penulis : Suradi, SE, MM, CPS-ICMI Tangsel
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Masjid adalah tempat umat Islam berkumpul shalat lima waktu sehari semalam, aktivitas sosial dan aktivitas kemaslahatan lainnya. Jamaah memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid. Oleh karena itu perlu menata kelola masjid untuk keragaman pelayanan yang dirasakan oleh para jamaah dan pemangku kepentingan.
Forum Masjid Musholla BSD dan sekitarnya (FMMB) yang terbentuk sejak 2007 mencermati kondisi masjid dan musholla di BSD dan sekitarnya masih terjadi gap antara kondisi yang diharapkan dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini menjadi tantangan untuk dijadikan peluang perbaikan dan pengembangan bersama ke depan.
Proses di atas memperlihatkan dengan jelas tentang pentingnya meluruskan niat untuk menyusun konsepsi masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul dengan menerapkannya secara komprehensif dan integratif.
2. Perumusan Masalah
Berdasarkan analisa kondisi yang ada maka masalah-masalah yang dirasakan dan perlu mendapatkan alternatif solusinya sebagai berikut :
- Belum ada masjid yang menerapkan sistem manajemen ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul secara komprehensif dan terintegrasi.
- Belum optimalnya pemanfaatan potensi human capital yang dimiliki masjid baik dari segi kemampuan, pengetahuan dan sikap perilaku.
- Belum adanya kesadaran melakukan inovasi masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul.
3. Tujuan Penulisan
Tujuan tulisan ini adalah sebagai berikut :
- Untuk memberikan kesadaran dan pemahaman kriteria masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul.
- Untuk memberikan kesadaran dan pemahaman terhadap manfaat yang didapatkan para pemangku kepentingan masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul.
- Untuk memberikan masukan dan pertimbangan para pengambil keputusan dalam upaya mewujudkan masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul dalam skala lokal, regional dan nasional bahkan di tingkat global.
4. Pembatasan Penulisan
Ruang lingkup pembahasan difokuskan pada metode orientasi pengalaman penulis sebagai pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), FMMB dan pelayan umat, praktisi dan asesor penghargaan produktivitas Presiden RI “Paramakarya”, Indonesia Performance Excellence & International Performance Excellence Award serta hasil observasi melalui teknik wawancara, testimoni dan studi literatur yang terkait sebagai inisiasi & prosesi mewujudkan masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul.
BAGIAN SATU
LANDASAN TEORI : Sinergitas Tingkatkan Kualitas
1. Analisa Kondisi yang ada (ANAKONDA) : FMMB Mencermati dan Menginisiasi
Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perumahan BSD City yang menjadi icon Kota Tangerang Selatan, terus membangun berbagai fasilitas yang membuat komplek perumahan ini semakin menjadi pilihan masyarakat dalam mencari hunian yang nyaman. Selain itu, jalan tol Cikunir-BSD pun semakin mempermudah akses ke BSD City. Selain BSD City, di kecamatan seluas 2.400 hektar itu terdapat pula beberapa komplek perumahan, seperti Vila Serpong, Vila Melati Mas, Serpong Paradise, Serpong park, Serpong Hill dan lain-lain. Juga terdapat beberapa pusat perbelanjaan dan hotel seperti ITC BSD, Plaza BSD, Teras Kota, AEON, Santika, Grand Zuhri, Saphire dan lain-lain.
Perkembangan sarana fisik, juga diimbangi dengan pembangunan sarana sosial dan ibadah. Di BSD City dan sekitarnya, kini terdapat banyak masjid dan musholla, disamping rumah-rumah ibadah lainnya dan beberapa rumah atau yayasan yatim, piatu dan dhuafa.
Agar keberadaan masjid dan mushola di Kecamatan Serpong yang berpenduduk 130.000 jiwa lebih semakin terarah dan terkoordinasi, pada tahun 2007 telah dibentuk Forum Masjid dan Musholla BSD dan sekitarnya (FMMB). Kini terdapat 77 lebih masjid dan musholla yang bernaung di bawah wadah FMMB. Tujuan pembentukan FMMB adalah mempererat persatuan dan kesatuan (ukhuwah) seluruh umat Islam di Kecamatan Serpong, yang pada gilirannya untuk mempersatukan seluruh umat Islam pada umumnya.
Salah satu upaya untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah tersebut dan kehadirannya dapat memberikan manfaat serta kemaslahatan semua, adalah dengan merumuskan sistem masjid yang ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul.
2. Hujjah Norma dan Kaidah
- Surat At-Taubah 9 :1-3 “Sesungguhnya hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan. Termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
- Menunjang dan mewujudkan motto BSD Kota Santri. FMMB Berkah Manfaat. Tangerang Selatan Cerdas Modern Religius (CMoR).
- Lebih mensinergikan FMMB dengan masjid musholla dan institusi yang lain dalam menata kelola masjid ramah keragaman berdimensi proses dan hasil unggul.
3. Teori dan Metodologi
Analisis SWOT adalah metode analisis perencanaan strategis yang digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi lingkungan perusahaan baik lingkungan eksternal dan internal untuk suatu tujuan bisnis tertentu.
Strengths
Komponen dalam analisa SWOT yang pertama adalah strengths atau kekuatan. Menjelaskan seberapa jauh faktor yang menjadi kekuatan dalam masjid yang ramah keragaman.
Weaknesses
Komponen dalam analisa SWOT yang kedua adalah weakness atau kelemahan. Menjelaskan seberapa jauh faktor yang menjadi kelemahan masjid ramah keragaman.
Opportunities
Komponen dalam analisis SWOT yang ketiga adalah opportunities atau peluang. Menjelaskan seberapa jauh faktor yang menjadi peluang masjid ramah keragaman.
Threats
Komponen dalam analisis SWOT yang keempat adalah therats atau ancaman. Menjelaskan seberapa jauh faktor yang menjadi ancaman masjid ramah keragaman
4. Perspektif Kesisteman
Perspektif kesisteman yang terintegrasi mencakup kerangka kerja, 11 tata nilai dan konsep dan 7 kriteria yang saling berkaitan dan terintegrasi (linkage & integration).
5. Analisa risiko
Analisis resiko adalah bagian penting dari proses menilai apa yang mungkin terjadi, seberapa besar kemungkinannya, dan bagaimana mengelolanya secara efektif.
Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi resiko dan kemudian menentukan kemungkinan, dampak, dan tingkat keparahan risiko.
6. Kutipan statement dan paradigma
Suradi (2019), “Survey Kualitas Pelayanan DKM Baitul Hikmah berbasis 5 dimensi Service Quality”
Suradi (2021), Artikel : “Suara Kita Merajut Asa Menggapai Cita Masjid Baitul Hikmah berbasis Strength, Opportunity For Imrpovement (SOFI)”.
Suradi (2022), Narasumber Forum Manajemen Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional : “Menjadi Unggul dengan IPEA” .
Suradi (2023), Artikel : “Asesmen Indonesia Performance Execllence Award.”
Suradi (2023), Artikel : “Road to Global Performance Excellence Award.”
Suradi (2026), Artikel : “Catatan Perjalanan FMMB : Refleksi 2025 dan Resolusi 2026 Lebih Berkah dan Manfaat.”

6 comments
дизайн реальных квартир хрущевка 2 комнатная дизайн
стили дизайна квартир дизайн проект двухкомнатной квартиры
полотенцесушителя 1 1 полотенцесушитель в ванне
нижний полотенцесушитель купить полотенцесушитель
полотенцесушитель 500 полотенцесушитель для ванной водяной
полотенцесушитель вода купить боковой полотенцесушитель