Berita

ICMI ORDA Tangsel inisiasi kolaborasi Tangsel menuju bebas rentenir

Dari inspirasi ke berinisiasi dan beraksi. ICMI ORDA Tangsel tetap dan terus berkarya untuk mewujudkan visi dan menjalankan misinya.   Selain beraktivitas dengan mengoptimalkan kapabilitas internalnya juga memanfaatkan peluang dan potensi  eksternal. Sebagai bentuk memanfaatkan peluang dan potensi eksternal tersebut ICMI ORDA Tangsel menggandeng  Rumah Pemberdayaan Masyarakat (RPM) Institute. Acara yang dikemas dalam ngobrol bersama tersebut diselenggarakan pada Selasa, 23 April 2024 di ruang sekretariat ICMI ORDA Tangsel gedung Islamic Center Tangsel. Hadir dalam kesempatan berharga ini Arif Jamaludin (Sekretaris ICMI ORDA Tangsel) yang langsung memimpin ngobrol bersama  dan tim terkait  serta Ustadz Ahmad Husen (CEO & Founder RPM Institute).

Dalam kesempatan ngobrol bersama ini Ustadz Ahmad Husen (RPM Institute) mencermati perkembangan dan dinamika masyarakat yang terjadi saat ini menyampaikan seputar Badan Usaha Milik Masjid (BUMM). Sebagai latar belakangnya bahwa Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) adalah sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki oleh masjid. Hal ini dilakukan dengan membentuk badan usaha yang dikelola oleh masjid, guna meningkatkan kesejahteraan umat dan memperkuat peran masjid dalam masyarakat. BUMM menjadi penting karena masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan memiliki potensi yang besar untuk menjadi sumber pemberdayaan ekonomi umat.

Peran yang harus dijalankan. Dalam menjalankan BUMM, beberapa pihak yang harus berperan antara lain :

1. Pengurus Masjid : Bertanggung jawab dalam pengelolaan BUMM dan pengambilan keputusan terkait bisnis yang akan dijalankan.

2. Umat Masjid : Berperan sebagai konsumen dan pelanggan utama produk atau jasa yang ditawarkan oleh BUMM.

3. Pengusaha dan Ahli Bisnis: Memberikan bimbingan dan dukungan dalam pengelolaan BUMM agar dapat berjalan dengan baik dan sukses.

Manfaat dari BUMM. Adanya BUMM di dalam masjid memberikan manfaat yang signifikan, antara lain :

1. Pemberdayaan Ekonomi Umat: BUMM memberikan peluang bagi umat untuk berperan aktif dalam kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

2. Pendapatan Tambahan untuk Masjid: Keuntungan yang diperoleh dari BUMM dapat digunakan untuk membiayai kegiatan keagamaan dan pembangunan masjid.

3. Peningkatan Pelayanan kepada Umat: Dengan adanya BUMM, masjid dapat menyediakan produk atau jasa yang dibutuhkan oleh umat secara lebih efisien dan terjangkau.

Contoh Masjid dengan BUMM Sukses. Salah satu contoh masjid yang telah berhasil menjalankan BUMM adalah Masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid ini memiliki BUMM yang mengelola berbagai bisnis seperti restoran, toko souvenir, dan penyewaan ruang pertemuan. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan manfaat finansial bagi masjid, tetapi juga memberdayakan umat sekitar masjid dengan memberikan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Terdapat hadits yang mendukung peran masjid sebagai pemberdaya umat. Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik tempat adalah masjid dan seburuk-buruk tempat adalah pasar. Dalam hadits yang lain diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah  bersabda, “Sebaik-baik tempat di muka bumi adalah masjidku, dan sebaik-baik orang adalah orang yang paling banyak shalat di dalamnya.” (HR. Muslim). Hadits ini menunjukkan pentingnya peran masjid dalam kehidupan umat muslim, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi yang bermanfaat bagi umat

Kesimpulan. Pembentukan BUMM di masjid merupakan suatu bentuk pemberdayaan ekonomi umat Islam. Dalam Islam, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat. Pembentukan BUMM di masjid harus melibatkan banyak pihak dan umat Islam harus ikut berperan dalam pembentukan BUMM dengan cara mendukung dan membeli produk yang dihasilkan oleh BUMM. Pembentukan BUMM di masjid memberikan manfaat yang besar bagi umat Islam, antara lain meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat, meningkatkan pendapatan masjid, dan meningkatkan kesejahteraan umat Islam. Beberapa hadits juga mendukung pemberdayaan umat melalui masjid.

Setelah penyampaian seputar BUMM tersebut maka dalam kesempatan silaturahim ini  ada take & give, ada knowledge & experience sharing dan ada link & match antara peran dan tugas ICMI ORDA Tangsel dengan Rumah Pemberdayaan Masyarakat (RPM). Sesuai dengan tagline ICMI “Inspiratif dan Transformatif” maka ketika inspirasi sudah mengemuka maka perlu ditindaklanjuti dengan transformasi menuju Tangsel bebas rentenir.

Merajut pikiran Satukan langkah. Melalui proses diskusi untuk merajut pikiran para pihak maka menyepakati beberapa langkah dengan tahapan pemikirian sebagai berikut :

  1.  Untuk jangka panjang mengikhtiarkan penerbitan PERDA Tangsel sebagai regulasi Tangsel bebas rentenir.
  2. Untuk jangka pendek perlu dibentuk SATGAS bebas rentenir Tangsel dengan melibatkan para pihak terkait (Pemkot Tangsel, Polres, Ormas, BAZNAS, LBH, Lembaga perbankan dan lainnya)
  3. Pembuatan naskah akademik Tangsel bebas rentenir sebagai acuan bersama terutama ketika audiensi dengan institusi yang terkait.
  4. Penyiapan studi kasus rentenir di Tangsel dan best practice solusi dan aksi bebas rentenir di Tangsel.
  5. Menyelenggarakan seminar “Gerakan Tangsel menuju bebas rentenir” dengan melibatkan sponsor tertentu
  6. Menyelenggarakan webinar  “Kolaborasi Tangsel menuju bebas rentenir” dengan narasumber RPM, Pemkot Tangsel, Kepolisian dan testimoni studi kasus dan best practice (success story) Tangsel.
  7. Mengembangkan komunitas kampung pembebasan rentenir Tangsel
  8. Insert acara HBH Tangsel untuk deklarasi Tangsel bebas rentenir dengan melibatkan Pemkot Tangsel, Kepolisian, Ormas, Lembaga keuangan dan LBH.
  9. Pihak RPM siap mendukung program pemberdayaan, pendampingan dan advokasi 

Demikian inspirasi ini sebagai informasi dan acuan bersama dalam menindaklanjutinya untuk bertransformasi mencermati dinamika terkini yang terjadi. Jangan diam dan ayo bergerak. Teriring doa semoga Allah mudahkan dan berkahi segala urusan kita. Aamiin. Buah alpukat buah manggis. Tetap semangat dan optimis.  (Kontributor : Suradi, SE, MM)

Related posts

Muslim Games FMMB 2024 selesai digelar, spirit ukhuwah tetap dan terus menjalar

SURADI SE, MM

Seputar Informasi Antar Masjid (SIAM) : Safari Sabtu Subuh (S3)di masjid Baitussalam The Green BSD

SURADI SE, MM

Safari Sabtu Subuh (S3) FMMB di masjid Nurul Izzah Insan Cendekia Madani   “Al-Qur’an sebaik-baiknya petunjuk untuk kehidupan manusia”

SURADI SE, MM

1 comment

Arja Wisdom 26 April 2025 at 6:54 am

Rentenir musuh kita bersama

Reply

Leave a Comment